SEJARAH ANDROID

SEJARAH ANDROID

 


Apa itu Android ?

Dikutip dari Wikipedia bahwa Android (/ˈæn.drɔɪd/; an-droyd) adalah sistem operasi berbasis Linux dengan kode sumber terbuka dan berlisensi APACHE 2.0 yang dirancang beragam untuk perangkat bergerak layar sentuh seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android awalnya dikembangkan oleh Android, Inc., dengan dukungan finansial dari Google, yang kemudian membelinya pada tahun 2005. Sistem operasi ini dirilis secara resmi pada tahun 2007, bersamaan dengan didirikannya Open Handset Alliance, konsorsium dari perusahaan-perusahaan perangkat keras, perangkat lunak, dan telekomunikasi yang bertujuan untuk memajukan standar terbuka perangkat seluler. Ponsel Android pertama mulai dijual pada bulan Oktober 2008.



Sejarah Android

Android, Inc. didirikan di Palo Alto, California, pada bulan Oktober 2003 oleh Andy Rubin (pendiri Danger), Rich Miner (pendiri Wildfire Communications, Inc.), Nick Sears (mantan VP T-Mobile), dan Chris White (kepala desain dan pengembangan antarmuka WebTV) untuk mengembangkan "perangkat seluler pintar yang lebih sadar akan lokasi dan preferensi penggunanya". Tujuan awal pengembangan Android adalah untuk mengembangkan sebuah sistem operasi canggih yang diperuntukkan bagi kamera digital. Namun, disadari bahwa pasar untuk perangkat tersebut tidak cukup besar, dan pengembangan Android lalu dialihkan bagi pasar telepon pintar untuk menyaingi Symbian dan Windows Mobile (iPhone Apple belum dirilis pada saat itu). Meskipun para pengembang Android adalah pakar-pakar teknologi yang berpengalaman, Android Inc. dioperasikan secara diam-diam, hanya diungkapkan bahwa para pengembang sedang menciptakan sebuah perangkat lunak yang diperuntukkan bagi telepon seluler. Masih pada tahun yang sama, Rubin kehabisan uang. Steve Perlman, seorang teman dekat Rubin meminjamkan $10.000 tunai dan menolak tawaran saham di perusahaan.

Google mengakuisisi Android Inc. pada tanggal 17 Agustus 2005, menjadikannya sebagai anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Google. Pendiri Android Inc. seperti Rubin, Miner dan White tetap bekerja di perusahaan setelah diakuisisi oleh Google.Setelah itu, tidak banyak yang diketahui tentang perkembangan Android Inc., tetapi banyak anggapan yang menyatakan bahwa Google berencana untuk memasuki pasar telepon seluler dengan tindakannya ini. Di Google, tim yang dipimpin oleh Rubin mulai mengembangkan platform perangkat seluler dengan menggunakan kernel Linux. Google memasarkan platform tersebut kepada produsen perangkat seluler dan operator nirkabel, dengan janji bahwa mereka menyediakan sistem yang fleksibel dan bisa diperbarui. Google telah memilih beberapa mitra perusahaan perangkat lunak dan perangkat keras, serta mengisyaratkan kepada operator seluler bahwa kerja sama ini terbuka bagi siapapun yang ingin berpartisipasi.

Pada Masa Pengembangannya

Android dikembangkan secara pribadi oleh Google sampai perubahan terbaru dan pembaruan siap untuk dirilis, dan informasi mengenai kode sumber juga mulai diungkapkan kepada publik. Kode sumber ini hanya akan berjalan tanpa modifikasi pada perangkat tertentu, biasanya pada seri Nexus. Ada binari tersendiri yang disediakan oleh produsen agar Android bisa beroperasi.

Logo Android yang berwarna hijau awalnya dirancang untuk Google pada tahun 2007 oleh desainer grafis Irina Blok. Tim desain ditugaskan dengan sebuah proyek untuk membuat sebuah ikon universal yang mudah dikenali dengan menyertakan ikon robot secara spesifik dalam desain akhir. Setelah sejumlah perkembangan desain yang didasarkan pada tema-tema fiksi ilmiah dan film luar angkasa, tim akhirnya mendapat inspirasi dari simbol manusia yang terdapat di pintu toilet, dan memodifikasi bentuknya menjadi bentuk robot. Karena Android adalah perangkat lunak sumber terbuka, disepakati bahwa logo tersebut juga harus terbuka, dan sejak diluncurkan, logo hijau tersebut telah didesain ulang kembali dalam berbagai variasi yang tak terhitung jumlahnya.





17 Versi Android Dari Awal Hingga Terbaru

Dikutip dari BinaraAcademy bahwa Sistem android pertama kali didirikan Android Inc pada tahun 2003 dimana kemudian diakuisisi oleh Google pada 17 Agustus 2005. Sejak saat itu, Android terus mengembangkan sistem operasinya untuk digunakan pada perangkat mobile. Menariknya Google memberi nama pada tiap versi Android berkaitan dengan makanan manis dan sesuai dengan urutan abjad, kecuali Android 10. Berikut urutan versi Android dari awal hingga terbaru:

1. Android 1.0 Alpha


Versi Android satu ini telah dilengkapi fitur dukungan akses web browser, streaming youtube, pemutar media, google map, serta sinkronisasi dengan aplikasi google lainnya walaupun belum dirilis secara komersial.

2. Android 1.1 Beta


Versi beta ini juga belum dirilis secara komersial dan hanya diperuntukkan untuk satu perangkat. Dalam versi ini Android meningkatkan beberapa fitur seperti memperbaiki bugs, rincian lokasi pada google maps dan fitur menyembunyikan serta menampilkan tombol panggilan.

3. Android 1.5 Cupcake


2 bulan kemudian setelah dirilis versi beta, Android mengeluarkan versi Android 1.5 Cupcake, tepatnya tanggal 30 April 2009. Dimana versi ini untuk pertama kali diperkenalkan secara komersial. Nah, dari sinilah Android mulai memakai nama makanan manis untuk menamai versi Android yang dirilisnya.  Fitur tambahan dari versi ini adalah layer otomatis, widget serta keyboard virtual.

4. Android 1.6 Donut


Urutan versi Android selanjutnya ada Android 1.6 Donut yang dirilis pada tanggal 15 september 2009. Fitur yang ditambahkan pada versi ini adalah persentase daya baterai, fasilitas pencarian android market atau play store dan dukungan gestur.

5. Android 2.0 Eclair


Versi Android satu ini resmi memperkaya fiturnya pada tanggal 26 Oktober 2009. Versi 2.0 ini diberi nama éclair dan menambah fitur multi touch, live wallpaper, perubahan tampilan antarmuka dan dukungan browser untuk HTML5.

6. Android 2.2 Froyo


Kali ini Android meluncurkan versi terbaru Android 2.2 Froyo pada tanggal 20 Mei 2010. Pada versi ini Android semakin dikenal luas oleh vendor atau pabrikan ponsel. Fitur unggulan pada versi ini adalah peningkatan fitur USB tethering dan hotspot WIFI, memperbesar gambar pada galeri dengan gestur, serta dukungan animasi GIF pada web browser.

7. Android 2.3 Gingerbread


Fitur ini merupakan urutan versi Android yang ke tujuh. Saat diluncurkan versi ini Android telah menjadi sistem mobile yang populer di dunia. Fitur ini dirilis pertama kali pada tanggal 6 desember 2010 dengan tambahan fitur copy paste dengan memilih kata melalui layer yang ditekan serta dukungan beberapa sensor lainnya.

8. Android 3.0 Honeycomb


Diluncurkan pertama kali pada tanggal 22 februari 2011. Namun fitur ini hanya dikhususkan untuk perangkat tablet. Fitur yang dimiliki antara lain dukungan obrolan video dengan Google Talk, dukungan prosesor multi core dan percepatan saat berpindah aplikasi yang sedang berjalan dengan fitur multitasking recent apps.

9. Android 4.0 Ice Cream Sandwich


Fitur ini memiliki tambahan honeycomb yang bisa berjalan pada smartphone yang sebelumnya hanya ditujukan untuk tablet PC. Selain itu terdapat fitur perbaikan antarmuka dan kostumisasi widget.

10. Android 4.1 Jelly Bean


Versi ini meningkatkan performa tampilan antarmuka. Widget yang dapat disesuaikan ukuran dan diatur sendiri serta UI yang semakin smooth merupakan fitur terbarunya. Terdapat pula keyboard yang bisa dikostumisasi oleh pengguna dan dukungan gestur pada keyboard.

11. Android 4.4 KitKat


Fitur yang dibawa versi ini adalah dukungan sensor batching, pengoptimalan kinerja terhadap perangkat dengan spesifikasi rendah. Terdapat pula WebViews yang berbasiskan Chromium dan step detector.

12. Android 5.0 Lollipop


Versi yang dikembangkan Android ini tak hanya menjadi sistem operasi pada perangkat smartphone. Namun bisa juga berjalan pada perangkat mobile lainnya seperti Android TV dan google fit. Rilis pada tanggal 25 juni 2014, versi ini membawa fitur baru seperti user interface dan fitur factory reset protection.

13. Android 6.0 Marshmallow


Versi ini memiliki fitur tambahan yakni sensor sidik jari untuk mengakses smartphone. Fasilitas menjalankan beberapa aplikasi pada tata letak layer dengan dukungan multi window, dukungan platform virtual reality. Ada Pula kemampuan pada mode data saver untuk mengurangi pemakaian bandwidth.

14. Android 7.0 Nougat


Fokus pada urutan versi Android ke 14 ini yakni meningkatkan performa user interface. Hal ini membuat Android lebih intuitif dan penggunaan aplikasi secara bersamaan lebih banyak pada fitur multi window. Fitur tambahan lain yakni mode malam, keyboard default dan dukungan panggilan multi end point.

15. Android 8.0 Oreo


Fitur tambahan versi ini adalah Autofill yang memberikan kemudahan dalam mengisi formulir. Selain itu user interface pada versi ini lebih simpel agar lebih mudah dalam mengakses aplikasi.

16. Android 9.0 Pie


Versi ini memiliki fitur unggulan kemampuan Al atau kecerdasan buatan. Dimana fitur ini mampu menganalisa dan mempelajari pola pemakaian secara otomatis. Selain itu ada adaptive brightness dan bezel less.

17. Android 10


Urutan versi Android yang terbaru ini tak diberi nama seperti pendahulunya dengan menggunakan nama makanan manis. Penamaan Android 10 merupakan tanda petunjuk yang digunakan untuk menunjukkan bahwa Android telah melewati 1 dekade. Versi ini lebih berfokus pada penyempurnaan mode malam dan peningkatan fitur sound amplifier.

SEJARAH LINUX

SEJARAH LINUX





Apa itu Linux ?

Dilansir dari Kompas bahwa Linux adalah sistem operasi open source gratis yang didasarkan pada kernel Linux. Kernel merupakan sistem operasi yang pertama kali dikembangkan oleh Linus Torvalds pada tahun 1991. Linux dirilis di bawah GNU General Public License versi 2. Secara teknis, Linux dapat merujuk ke inti itu sendiri. Linux dilengkapi dengan komponen perangkat lunak lain yang disebut distribusi Linux.


Sejarah Perkembangan Linux 

Dilansir dari buku Linux Fundamental (2017) oleh Agipitra, Linux menjadi sistem operasi dengan tipe Unix. Unix adalah sistem operasi komputer yang dikembangkan oleh AT & T Bell Labs pada tahun 1960 dan 1970-an. Linux menjadi turunan dari Unix dengan basis GNU GPL (General Public License). Unix menjadi sistem operasi yang bisa beradaptasi dengan banyak portable atau mesin dan memiliki kemampuan Multitasking serta Multiuser. 

Linux dirancang oleh seorang mahasiswa dari FInlandia bernama Linus Torvalds untuk Intel 80386 arsitektur pada Agustus 1991. Saat itu, Linus ingin membuat Minix (proyek pelajaran di kelasnya yang menyerupai sistem Unix) yang gratis dan dapat diedit. Hingga akhirnya muncul kernel Linux. Linus kemudian merilis hasil karyanya ke dalam milis, dengan tujuan menawarkan source code yang telah dia buat dan mengundang para programer untuk berpartisipasi. 

Pada 5 Oktober 1991, Linus mengeluarkan versi Linux (0.02). Linus Torvaid beserta teamnya terus berusaha menyesuaikan kernelnya agar berfungsi pada komponen GNU hingga menghasilkan sistem operasi yang maksimal. Secara komplit, Linux (GNU/Linus) dirilis tanggal 14 Maret 1994, setelah tiga tahun mengalami masa perkembangan. Hingga saat itu, Linux biasanya dipaket dengan program-program dari GNU atau program lain menjadi satu dengan istilah distro linux.

Karakteristik Linux :

  • Multitasking Artinya suatu mekanisme di mana sistem operasi memiliki kemampuan untuk menjalankan lebih dari satu proses yang berbeda dalam waktu yang bersamaan.

  • Multiuser Suatu sistem operasi bisa digunakan oleh lebih dari satu user yang Login ke dalam sistem pada waktu yang bersamaan.
  • Metode text command line mirip dengan DOS pada Windows, tetapi bukan berarti sistem operasi Linux tidak memiliki tampilan GUI (Graphical User Interface).
  • Aman Sistem operasi Linux memiliki tingkat keamanan yang baik dibandingkan yang lainnya. Hal ini dapat dilihat dari adanya aturan permission pada manajemen user dan groupnya. Aturan permission membuat setiap user memiliki hak yang berbeda dalam mengakses file dan direktori. User tidak bisa memodifikasi file milik user lain tanpa izin.

Jenis-Jenis Linux

Dikutip dari RadarSurabaya bahwa Jenis Linux biasanya disebut juga sebagai Distro Linux yang merupakan sistem operasi  menggunakan kernel Linux. Beberapa jenis Linux antara lain adalah:

1. Debian Linux

Jenis Debian Linux ini biasa digunakan untuk komputer server maupun admin. Debian Linux merupakan sistem operasi cross platform sehingga mampu digunakan di hampir semua perangkat.

Perlu kamu ketahui bahwa jenis Linux yang satu ini free software hasil pengembangan berbagai sukarelawan programmer di seluruh dunia.

Tak hanya sekadar stabil, keunggulan lain memiliki pemeliharaan berbasis program APT yang canggih.

Dan juga hanya membutuhkan reboot pada saat waktu-waktu tertentu saja seperti penggantian kernel, gangguan listrik, maupun penggantian hardware.


2. Redhat Linux

Selanjutnya ada jenis Redhat Linux yang menggunakan sistem RPM Package Manager. Keunggulannya adalah kemudahan dalam proses instalasi.

Jenis ini memang didesain agar mudah diinstal oleh para user atau penggunanya. Kelebihan lain dari Redhat Linux adalah kamu sebagai pengguna atau user bisa mengubah alamat IP menjadi domain pada web.

Domain tersebut nantinya dapat digunakan sebagai virtual host, yang memudahkan kamu untuk mengingatnya jika dibandingkan dengan no IP Address.


3. CentOS Linux

CentOS Linux adalah kependekan dari Community Enterprise Operating System yang pertama kali dirilis pada tahun 2004.

Kamu juga perlu tahu bahwa jenis CentOS adalah salah satu OS paling populer dan terbesar di kalangan pengguna Linux.

Kamu dapat menggunakannya secara gratis serta sangat cocok digunakan oleh programmer pemula. Keunggulan yang dimilikinya adalah sangat kompatibel dengan Redhat dan RHEL.

Jadi, driver RHEL juga bisa menggunakannya pada CentOS dan OS yang didukung resmi oleh cPanel.


4. Ubuntu Linux

Ubuntu merupakan OS dari jenis Debian Linux yang hingga saat ini masih tren digunakan oleh para developer.

Jenis Linux yang ini akan melakukan update atau pembaruan secara rutin yaitu setiap enam bulan sekali. Beberapa aspek yang diperbarui dengan Ubuntu Linux adalah sistem, keamanan, dan bug.

Keunggulan yang dimilikinya yaitu bisa digunakan secara gratis dan bersifat open source. Dan juga tidak membutuhkan spesifikasi perangkat tinggi untuk instalasi dan pengoperasiannya. Kamu pun juga mampu memodifikasi dan mendistribusikan sesuai kebutuhan pengguna.  


5. Slackware Linux

Jenis OS yang paling lama namun masih digunakan dan dikelola hingga saat ini adalah Slackware. Beberapa keunggulan dari jenis ini adalah stabilitas dan kemudahan desain.


6. SuSE Linux

SuSE Linux merupakan OS yang terkenal user friendly dan stabil. User friendly maksudnya adalah memiliki tampilan desain yang mudah dalam pengaturannya.

Kemudian keunggulan lainnya, jenis SuSE Linux ini dapat digunakan dalam Bahasa Indonesia. Tentu dengan pilihan bahasa tersebut kamu menjadi lebih mudah saat mengoperasikannya. Dan juga mempunyai software yang lengkap.


7. Linux Mint

Jenis Linux Mint pada dasarnya menggunakan basis OS Debian dan juga Ubuntu. Jadi, saat kamu mengoperasikan aplikasi Ubuntu, secara otomatis juga dapat dijalankan melalui Linux Mint.

Keunggulan dari jenis Linux yang satu ini sudah dilengkapi pencarian dan aplikasi favorit, kemudian juga terintegrasi dengan codec multimedia.

Saat menggunakannya kamu juga akan mendapatkan tampilan desktop yang sederhana, mudah dipelajari, serta dapat dijalankan dengan USB Flash Drive.


8. Fedora Linux

Fedora Linux adalah OS yang memiliki basis RPM dan yum. Keunggulan yang dimilikinya yaitu ada banyak fitur, tampilan desktop yang menarik, serta digunakan hampir semua pengguna Linux.


9. Caldera Linux

Caldera adalah Linux yang pertama menggunakan Auto-Detect Hardware. Sistem tersebut seperti plug and play pada Mac.

Keunggulan yang dimiliki jenis ini yaitu bisa digunakan sebagai alat administrasi sistem berbasis gui atau disebut juga Caldera Open Administration System (COAS).

Kemudian, juga umumnya penggunaan Caldera Linux lebih berfokus ke kebutuhan corporate, serta telah disediakan wizard untuk konfigurasi dan pemasangan.


10. Mandriva Linux

Tujuan adanya OS Mandriva Linux ini agar user atau pengguna lebih mudah melakukan instalasi serta penggunaan.

Keunggulan lain dari jenis Linux ini adalah telah mendukung lebih dari 68 bahasa, adanya proses kontrol, instalasi hingga administrasi yang mudah. Dan juga memiliki berbagai macam software yang mendukung kebutuhan server, perkantoran, dan utilitas internet.

Jadi, setelah penjelasan lengkap terkait dengan jenis-jenis Linux di atas memang biasanya banyak orang menggunakan OS disesuaikan dengan kebutuhan. Masing-masing jenisnya pun memiliki keunggulannya sendiri yang dapat memudahkan pekerjaanmu. Oleh karena itu, pastikan kamu memilih jenis Linux yang cocok atau sesuai dengan kebutuhan pekerjaan.

SEJARAH MACINTOSH OS

SEJARAH MACINTOSH OS



Apa itu MacOS ?

Dikutip dari Wikipedia macOS, atau yang sebelumnya disebut OS X, adalah sistem operasi dengan antarmuka grafis yang dikembangkan dan didistribusikan oleh Apple Inc. Sistem operasi ini disediakan untuk komputer Macintosh. Sistem operasi ini pertama kali dikeluarkan pada tahun 2001 dan populer di kalangan pengguna.

Karakter "X" adalah nomor Romawi yang berarti sepuluh, di mana versi ini adalah penerus dari sistem operasi yang digunakan sebelumnya seperti Mac OS 8 dan Mac OS 9. Beberapa orang membacanya sebagai huruf "X" yang terdengar seperti "eks". Salah satu alasan mengapa mereka menafsir sedemikian karena tradisi untuk memberikan nama sistem operasi yang berbasis Unix dengan akhiran "x" (misalnya AIX, IRIX, Linux, Minix, Ultrix, Xenix).

macOS Server juga dirilis pada tahun 2001. Pada dasarnya versi Server ini mirip dengan versi standard-nya, dengan perbedaan bahwa versi Server mencakup peranti lunak untuk keperluan manajemen dan administrasi workgroup dalam komputer berskala besar. Contoh fitur tambahan yang tersedia untuk versi ini adalah peranti lunak untuk menjalankan fungsi-fungsi seperti SMTP, SMB, LDAP dan DNST. Selain itu cara melisensinya juga berbeda.

Rilis terkini macOS diumumkan pada World Wide Developer Conference (WWDC) 2019 dengan kode Catalina dengan versi 10.15.

Dalam Sisi Pengembangannya :

  • Asal usul macOS berawal dari NeXT, sebuah perusahaan yang didirikan oleh Steve Jobs setelah keluar dari Apple pada tahun 1985. Sistem operasi NeXTSTEP dikembangkan, dan kemudian dirilis pada tahun 1985. kernel NeXTSTEP didasarkan pada kernel Mach, yang awalnya dikembangkan di Universitas Carniege Mellon, dengan kernel dan kode tambahan berasal dari BSD. Antarmuka grafis dibangun dengan object-oriented GUI toolkit mengunakan bahasa pemrograman Objective-C.
  • Selama awal 1990an, Apple mencoba untuk membuat sistem operasi generasi baru untuk menggantikan Mac OS Klasik melalui proyek Taligent, Copland, dan Gershwin, meski semuanya dibatalkan. Apple kemudian membeli NeXT pada tahun 1996, dan menjadikan NeXTSTEP sebagai dasar operasi sistem berikutnya. Dengan dibelinya NeXT, Steve Jobs kembali ke Apple, memimpin pengembangan sistem operasi baru dengan nama "Rhapsody", dan kemudian dirilis dengan nama Mac OS X.
Dikutip dari MacWorld Berikut adalah Data Record dalam Pembaruan Versi MAC OS dalam Perkembangannya dari tahun ke tahun :

  • OS X 10 beta: Kodiak – September 13, 2000
  • OS X 10.0: Cheetah – March 14, 2001 (Latest: 10.0.4)
  • OS X 10.1: Puma – September 15, 2001 (Latest: 10.1.5)
  • OS X 10.2: Jaguar – August 14, 2002 (Latest: 10.2.8)
  • OS X 10.3 Panther (Pinot) – October 24, 2003 (Latest: 10.3.9)
  • OS X 10.4 Tiger (Merlot) – April 29, 2005 (Latest: 10.4.11)
  • OS X 10.4.4 Tiger (Chardonnay) – January 10, 2006 (for Intel Macs) (Latest: 10.4.11)
  • OS X 10.5 Leopard (Chablis) – October 26, 2007 (Latest: 10.5.8)
  • OS X 10.6 Snow Leopard – August 28, 2009 (Latest: 10.6.8)
  • OS X 10.7 Lion (Barolo) – July 20, 2011 (Latest: 10.7.5)
  • OS X 10.8 Mountain Lion (Zinfandel) – July 25, 2012 (Latest: 10.8.5)
  • OS X 10.9 Mavericks (Cabernet) – October 22, 2013 (Latest: 10.9.5)
  • OS X 10.10: Yosemite (Syrah) – October 16, 2014 (Latest: 10.10.5)
  • OS X 10.11: El Capitan (Gala) – September 30, 2015 (Latest: 10.11.6)
  • macOS 10.12: Sierra (Fuji) – September 20, 2016 (Latest: 10.12.6)
  • macOS 10.13: High Sierra (Lobo) – September 25, 2017 (Latest: 10.13.6)
  • macOS 10.14: Mojave (Liberty) – September 24, 2018 (Latest: 10.14.6)
  • macOS 10.15: Catalina (Jazz) – October 7, 2019 (Latest: 10.15.7, Security Update 2022-005)
  • macOS 11: Big Sur (GoldenGate) – November 12, 2020 (Latest: 11.6.8)
  • macOS 12: Monterey (Star) – October 25, 2021 (Latest: 12.5.1)
  • macOS 13: Ventura – Coming fall 2022
SEJARAH MICROSOFT WINDOWS

SEJARAH MICROSOFT WINDOWS




Apa itu Microsoft Windows ?

Menurut Kutipan dari Wikipedia bahwa Microsoft Windows atau yang lebih dikenal dengan sebutan Windows saja adalah keluarga sistem operasi yang dikembangkan oleh Microsoft, dengan menggunakan antarmuka pengguna grafis (GUI).

Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985, yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.

Sejarah Perkembangan Windows Seiring Tahun :

1). Windows 1.0



  • Versi pertama Microsoft Windows, yang disebut dengan Windows 1.0, dirilis pada tanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak kekurangan dalam beberapa fungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran. Pada awalnya Windows versi 1.0 ini hendak dinamakan dengan Interface Manager, tetapi Rowland Hanson, kepala bagian pemasaran di Microsoft Corporation, meyakinkan para petinggi Microsoft bahwa nama "Windows" akan lebih memikat konsumen. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, tetapi hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis. Selain itu, Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan yang sama dengan yang dimiliki oleh MS-DOS.

2). Windows 2.x


  • Windows versi 2 pun muncul kemudian pada tanggal 9 Desember 1987. Versi ini sedikit lebih populer dibandingkan dengan pendahulunya. Sebagian besar popularitasnya didapat karena kedekatannya dengan aplikasi grafis buatan Microsoft, Microsoft Excel for Windows dan Microsoft Word for Windows. Aplikasi-aplikasi Windows dapat dijalankan dari MS-DOS, kemudian memasuki Windows untuk melakukan operasinya, dan akan keluar dengan sendirinya saat aplikasi tersebut ditutup.
  • Microsoft Windows akhirnya memperoleh peningkatan signifikan saat Aldus PageMaker muncul dalam versi untuk Windows, yang sebelumnya hanya dapat berjalan di platform Macintosh. Beberapa ahli sejarawan komputer mencatat ini sebagai kemunculan sebuah aplikasi selain buatan Microsoft yang laku secara signifikan sebagai awal kesuksesan Microsoft Windows.
  • Windows versi 2.0x menggunakan model memori modus real yang hanya mampu mengakses memori hingga 1 megabita saja. Dalam konfigurasi seperti itu, Windows dapat menjalankan aplikasi multitasking lainnya, seperti DESQview yang berjalan dalam modus terproteksi yang ditawarkan oleh Intel 80286.

3). Windows 2.1x


  • Selanjutnya, dirilislah dua versi Windows 2.1x, yakni Windows/286 2.1 dan Windows/386 2.1. Seperti halnya dengan versi sebelumnya, Windows/286 menggunakan model memori modus real, tetapi versi ini merupakan versi pertama yang mendukung High Memory Area (HMA). Windows/386 2.1 bahkan memiliki kernel yang berjalan dalam modus terproteksi dengan emulasi Expanded Memory Specification (EMS) standar Lotus-Intel-Microsoft (LIM), pendahulu spesifikasi Extended Memory Specification (XMS) yang kemudian pada akhirnya mengubah topologi komputasi di dalam IBM PC. Semua aplikasi Windows dan berbasis DOS saat itu memang berjalan dalam modus real, yang berjalan di atas kernel modus terproteksi dengan menggunakan modus Virtual 8086, yang merupakan fitur baru yang dimiliki oleh Intel 80386.
  • Versi 2.03 dan kemudian versi 3.0 mendapatkan tuntutan dari Apple karena versi 2.1 ini memiliki modus penampilan jendela secara cascade (bertumpuk), selain beberapa fitur sistem operasi Apple Macintosh yang "ditiru" oleh Windows, terutama masalah tampilan/look and feel. Hakim William Schwarzer akhirnya membatalkan semua 189 tuntutan tersebut, kecuali 9 tuntutan yang diajukan oleh Apple terhadap Microsoft pada tanggal 5 Januari 1989

4). Windows 3.0


  • Microsoft Windows akhirnya mencapai kesuksesan yang sangat signifikan saat menginjak versi 3.0 yang dirilis pada tahun 1990. Selain menawarkan peningkatan kemampuan terhadap aplikasi Windows, Windows 3.0 juga mampu mengizinkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi MS-DOS secara serentak (multitasking), karena memang pada versi ini telah diperkenalkan memori virtual. Versi ini pulalah yang menjadikan IBM PC dan kompatibelnya penantang serius terhadap Apple Macintosh. Hal ini disebabkan dari peningkatan performa pemrosesan grafik pada waktu itu (dengan adanya kartu grafis Video Graphics Array (VGA)), dan juga modus terproteksi/modus 386 Enhanced yang mengizinkan aplikasi Windows untuk memakai memori lebih banyak dengan cara yang lebih mudah dibandingkan dengan apa yang ditawarkan oleh MS-DOS.

5). Windows NT

  • Selama waktu itu, Microsoft terus melanjutkan pengembangan sistem operasi yang barunya, yang disebut dengan Windows NT. Arsitek utama dari Windows NT adalah Dave Cutler, yang merupakan salah satu dari pemimpin arsitek sistem operasi VMS di perusahaan Digital Equipment Corporation (DEC), yang kemudian dibeli oleh Compaq yang sekarang bagian dari Hewlett-Packard. Microsoft merekrut Cutler pada tahun 1988 untuk membuat sebuah versi OS/2 yang bersifat portabel, tetapi akhirnya Cutler malahan membuat sistem operasi baru.
  • Sebelum pindah ke Microsoft, Cutler sebenarnya sedang membuat sebuah sistem operasi penerus VMS di DEC, yang disebut dengan Mica. Dan pada saat petinggi DEC menggagalkan proyek tersebut, ia keluar dari DEC dan membawa banyak pekerja ahli bersamanya ke Microsoft. DEC memiliki keyakinan bahwa Cutler membawa kode Mica untuk digunakan oleh Microsoft dan menuntutnya. Akhirnya, Microsoft pun kalah dan pada akhirnya disuruh membayar 150 juta dolar Amerika dan memiliki kesepakatan untuk mendukung chip CPU baru buaan DEC, DEC Alpha, yang kala itu tercatat sebagai sebuah chip tercepat, agar dapat berjalan di dalam Windows NT.

6). Windows 95



  • Setelah Windows 3.11, Microsoft mulai memulai pengembangan sebuah versi Windows yang berorientasi kepada pengguna yang diberi nama kode Chicago. Chicago didesain agar memiliki dukungan terhadap multitasking secara pre-emptive 32-bit seperti halnya yang terdapat di dalam OS/2 dan Windows NT, meskipun kernel 16-bit masih terdapat di dalamnya demi alasan kompatibilitas ke belakang. Win32 API yang pertama kali diperkenalkan pada Windows NT pun diadopsi sebagai sebuah standar antarmuka pemrograman baru yang berbasis 32-bit, dengan kompatibilitas Win16 juga dipertahankan dengan menggunakan sebuah teknik yang dinamakan dengan "thunking". GUI yang baru juga dimiliki oleh sistem operasi, meskipun pada awalnya Microsoft tidak merencanakannya sebagai bagian dari sistem operasi saat dirilis. Memang beberapa elemen antarmuka pengguna yang dimiliki oleh Cairo dipinjam dan ditambahkan kepada sistem operasi tersbut sebagai aspek lainnya dari versi itu (khususnya fitur Plug and Play).
  • Microsoft tidak mengganti semua kode Windows menjadi 32-bit; banyak bagian di dalamnya masih berupa 16-bit (meskipun tidak menggunakan modus real secara langsung), demi alasan kompatibilitas ke belakang, kinerja, dan waktu pengembangan. Hal ini dan fakta bahwa banyaknya kelemahan dalam desain versi-versi Windows sebelumnya, membuat sistem operasi yang baru ini terganggu efisiensi dan stabilitasnya.
  • Akhirnya, bagian marketing Microsoft menggunakan nama Windows 95 sebagai nama produk bagi Chicago, saat dirilis pada tanggal 24 Agustus 1995. Microsoft memiliki dua keuntungan dari peluncuran ini: 1) adalah mustahil bagi para konsumen untuk menjalankan Windows 95 pada sistem operasi DOS bukan buatan Microsoft yang jauh lebih murah. 2) meskipun jejak-jejak DOS tidaklah pernah dicabut dari sistem operasi tersebut, malahan versi tersebut menancapkan sebuah versi DOS untuk dimuat sebagai bagian dari proses booting, Windows 95 berjalan dengan sendirinya di dalam modus 386 Enhanced, dengan menggunakan memori virtual dan model pengalamatan memori flat 32-bit. Fitur-fitur itu menjadikan aplikasi Win32 untuk mengalamatkan RAM virtual sebanyak maksimal 2 gigabyte (dengan 2 gigabyte sisanya dicadangkan untuk sistem operasi), dan dalam teorinya mencegah aplikasi tersebut untuk mengganggu ruangan memori yang dimiliki oleh aplikasi Win32 lainnya tanpa adanya persetujuan dari sistem operasi. Dalam hal ini, memang fungsionalitas Windows 95 mendekati apa yang dimiliki oleh Windows NT, meskipun Windows 95/98/Me tidak mendukung memori melebihi 512 megabyte tanpa menyunting konfigurasi sistem yang merepotkan.

7). Windows NT 4.0


  • Microsoft merilis Windows NT 4.0, sebagai penerus Windows NT 3.x yang sukses mengancam dominasi Novell Netware dan UNIX di pasar korporat. Windows NT 4.0 ini pada awalnya dikembangkan sebagai sebuah bagian dari usaha untuk memperkenalkan Windows NT kepada pasar workstation. NT 4.0 memiliki antarmuka yang sama dengan Windows 95, tetapi menggunakan kernel yang sama dengan Windows NT, sehingga lebih stabil. Memang, ada sebuah patch tambahan yang tersedia untuk Windows NT 3.51 yang mampu membuat NT 3.51 agar mirip seperti NT 4.0, tetapi sangat tidak stabil dan memiliki banyak bug. Antarmuka pengguna tersebut pada awalnya memang dikembangkan di atas Windows NT, tetapi karena Windows 95 dirilis terlebih dahulu sebelum NT 4.0, maka orang cenderung berpikir "Windows NT 4.0 adalah jiplakan dari Windows 95."

8). Windows 98 


  • Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tetapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95. Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya.
  • Windows 98 mengundang kontroversi saat Microsoft memasukkan penjelajah web Microsoft Internet Explorer ke dalam sistem operasi dan tidak dapat dicabut, sehingga menjadikan Windows Explorer dan GUI Windows mampu menampilkan direktori seolah-olah halaman web. Hal ini membuka kasus baru, yang disebut sebagai Amerika Serikat versus Microsoft, yang menanyakan mengapa Microsoft repot-repot menjaga dominasinya di dalam sistem operasi komputer pribadi untuk berkompetisi dengan para pesaingnya seperti Netscape dan IBM dengan cara yang tidak jujur.
  • Pada tahun 1999, Microsoft merilis Windows 98 Second Edition, sebuah rilis yang menawarkan banyak peningkatan dibandingkan versi sebelumnya. Di sini, Microsoft menambahkan Internet Explorer 5.0 yang ada di Windows 2000. Selain itu, Internet Connection Sharing (ICS), yang merupakan sebuah bentuk dari Network Address Translation (NAT), yang mengizinkan beberapa mesin di dalam sebuah jaringan lokal agar dapat menggunakan satu buah jalur koneksi Internet bersama-sama pun diperkenalkan pada versi ini. Banyak masalah minor di dalam Windows yang lama telah dikoreksi, yang menjadikan Windows 98 menurut banyak orang sebagai sebuah versi Windows 9x yang paling stabil di antara semua versi Windows 9x lainnya.


9). Windows 2000


  • Microsoft merilis Windows 2000 pada 17 Februari 2000, sebuah versi yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Windows NT 5.0 atau "NT 5.0". Versi Windows 2000 ditujukan untuk dua pangsa pasar, yakni pangsa pasar workstation dan juga pangsa pasar server.
  • Di antara fitur-fitur Windows 2000 yang paling signifikan adalah Active Directory, sebuah model jaringan pengganti model jaringan NT domain, yang menggunakan teknologi yang merupakan standar industri, seperti Domain Name System (DNS), Lightweight Directory Access Protocol (LDAP), dan Kerberos untuk menghubungkan antara sebuah mesin ke mesin lainnya. Windows Terminal Services juga, yang pada Windows NT 4.0 hanya terdapat di dalam satu produk saja, pada Windows 2000 terdapat dalam semua versi server. Fitur-fitur baru yang diadopsi dari Windows 98 juga ditanamkan di dalamnya, seperti Device Manager yang telah ditingkatkan (dengan menggunakan Microsoft Management Console), Windows Media Player, dan DirectX 6.1 (yang memungkinkan sistem operasi berbasis kernel Windows NT untuk menjalankan game). Windows 2000 juga merupakan versi Windows berbasis kernel NT terakhir yang tidak mengharuskan penggunanya untuk melakukan aktivasi terhadapnya.
  • Meskipun Windows 2000 dapat memperbarui komputer yang sebelumnya menjalankan Windows 98, Windows 2000 tidaklah dianggap sebagai produk yang cocok untuk pengguna rumahan. Alasannya banyak, di antaranya adalah kurangnya device driver untuk banyak perangkat pengguna seperti pemindai (scanner) dan juga pencetak (printer), pada saat dirilis. Situasi tersebut akhirnya berbalik pada saat Windows XP dirilis oleh Microsoft.


10). Windows Me


  • Pada bulan September 2000, Microsoft memperkenalkan Windows Millennium Edition (dikenal juga dengan sebutan Windows Me atau Windows ME). Versi ini memperbarui Windows 98 dengan dukungan multimedia dan Internet yang lebih baik. Versi ini juga memasukkan fitur "System Restore," yang mengizinkan para penggunanya untuk mengembalikan keadaan sistem ke sebuah titik yang dikenal baik-baik saja, pada saat sistem operasi mengalami kegagalan. System Restore menjadi fitur yang masih dipertahankan pada Windows XP. Versi ini juga memperkenalkan Windows Movie Maker versi pertama.
  • Windows Me dibuat dalam waktu yang singkat, kira-kira hanya satu tahun, yang ditujukan hanya untuk mengisi kekosongan rilis antara Windows 98 dan Windows XP sebagai sistem operasi untuk kelas rumahan. Fitur-fitur yang terdapat di dalam Windows Me (seperti Internet Explorer 5.5, Windows Media Player 7.0, dan Microsoft DirectX 7.1) bahkan bisa diperoleh secara gratis dari situs Windows Update, kecuali System Restore. Hasilnya, Windows Me pun tidak dianggap sebagai sebuah sistem operasi yang unik di antara saudara-saudaranya dari keluarga Windows 9x, Windows 95 dan Windows 98. Windows Me juga dikritik karena munculnya masalah kestabilan, dan juga dukungan terhadap MS-DOS yang berjalan di dalam modus real. Orang-orang bahkan menyebut Windows Me sebagai Windows Mistake Edition.
  • Windows Me merupakan sistem operasi terakhir yang dibuat berdasarkan kernel monolithic Windows 9x dan MS-DOS. Versi ini pun menjadi versi terakhir sistem operasi Windows yang tidak memiliki Windows Product Activation (WPA).


11). Windows XP


  • Pada tahun 2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode "Whistler" selama pengembangan). Akhirnya, setelah merilis beberapa versi Windows berbasis Windows 9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua.
  • Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun 2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007.


12). Windows Server 2003


  • Pada tanggal 24 April 2003, Microsoft meluncurkan Windows Server 2003, sebuah pembaruan untuk sistem operasi Windows 2000 Server, yang menawarkan banyak fitur-fitur keamanan yang baru, pemandu "Manage Your Server wizard" yang menyederhanakan peranan sebuah mesin yang menjalankannya, dan juga peningkatan kinerja. Windows Server 2003 menggunakan kernel Windows NT versi 5.2.
  • Di dalam Windows Server 2003, beberapa layanan yang tidak terlalu dibutuhkan di dalam lingkungan server dinonaktifkan secara default, terutama "Windows Audio" dan "Themes" demi alasan kestabilan; Agar dapat menggunakan suara dan tampilan yang sama dengan Windows XP, pengguna harus mengaktifkannya secara manual, melalui snap-in Microsoft Management Console Services.msc Selain itu, akselerasi perangkat keras untuk kartu grafis juga dimatikan; lagi-lagi pengguna harus mengaktifkannya secara manual, tentu saja jika device driver yang digunakan "bisa dipercayai".
  • Pada bulan Desember 2005, Microsoft merilis Windows Server 2003 R2, yang merupakan Windows Server 2003 Service Pack 1 ditambah dengan beberapa paket tambahan. Di antara semua fitur-fitur barunya adalah fitur-fitur manajemeuntuk kantor-kantor cabang, dan integrasi identitas yang luas.


13). Windows Vista


  • Setelah meraih kesukesan besar dengan Windows XP, Microsoft tidak lantas berhenti begitu saja mengembangkan Windows. Versi terbaru dari Windows, disebut dengan Windows Vista, dirilis pada tanggal 30 November 2006 [1] bagi kalangan bisnis sementara untuk kalangan pengguna rumahan dirilis pada tanggal 30 Januari 2007. Windows Vista memang dicanangkan agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya, dengan memperkenalkan sebuah modus pengguna yang terbatas, yang disebut sebagai User Account Control (UAC), untuk menggantikan filosofi "administrator-by-default" yang diberlakukan pada Windows XP. Windows Vista juga memperkenalkan fitur grafik yang jauh lebih "memikat", yang disebut dengan Windows Aero GUI, aplikasi yang baru (seperti halnya Windows Calendar, Windows DVD Maker dan beberapa game baru termasuk Chess Titans, Mahjong, dan Purble Place). Selain itu, Windows Vista juga menawarkan versi Microsoft Internet Explorer yang lebih aman, serta Windows Media Player versi baru (versi 11).


14). Windows Home Server 


  • Windows Home Server (sebelumnya memiliki nama kode Q singkatan dari Quattro) merupakan sebuah produk server yang diturunkan dari Windows Server 2003, yang didesain khusus untuk digunakan oleh para konsumen dari pengguna rumahan. Sistem operasi ini diperkenalkan pada tanggal 7 Januari 2007 oleh Bill Gates. Windows Home Server dapat dikonfigurasikan dan dipantau dengan menggunakan program console yang dapat diinstalasikan pada sebuah PC klien. Windows ini memiliki fitur Media Sharing, backup terhadap drive lokal dan drive jarak jauh, dan duplikasi berkas.




15). Windows Server 2008



  • Windows Server 2008, adalah sebuah versi baru Windows Server, yang dijadwalkan untuk dirilis pada tanggal 27 Februari 2008. Pada saat pengembangannya, Windows Server memiliki nama kode "Windows Server Codenamed Longhorn." Windows Server 2008 dibangun di atas beberapa keunggulan teknologi dan keamanan yang pada awalnya diperkenalkan dengan Windows Vista, dan ditujukan agar bisa lebih modular secara signifikan, ketimbang pendahulunya, Windows Server 2003.




16). Windows 7


  • Rilis selanjutnya setelah Windows Vista adalah Windows 7, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Blackcomb dan Vienna. Saat pertama kali dirilis, Windows ini memiliki kernel NT versi 6.1 build 7600, yaitu perbaikan dari Windows Vista dimana saat rilis pertama memiliki kernel NT 6.0 build 6000. Windows 7 yang dirilis pada tanggal 22 Oktober 2009 ini memiliki keamanan dan fitur yang baru, diantaranya adalah: Jump List, Taskbar yang membuka program dengan tampilan kecil, Windows Media Player 12, Internet Explorer 8, dan lain-lain. Beberapa fitur yang unik adalah Sidebar yang berganti nama menjadi Gadget dan bebas ditaruh ke mana-mana pada desktop (tidak seperti Sidebar yang hanya bisa diletakkan di tempat tertentu). Fitur itu membuat Windows 7 menjadi menarik. Spesifikasi Windows 7 lebih ringan dan harganya juga lebih murah daripada Windows Vista.





17). Windows 8


  • Pengembangan Windows 8 dimulai sebelum Windows 7 diluncurkan pada tahun 2009. Tanggal 13 September 2011, build 8102 (Windows 8 Developer Preview) dirilis ke publik. Build ini terbuka penuh untuk pertama kalinya dan dilengkapi Start Screen baru, antarmuka pengguna Metro dan sejumlah sampel aplikasi buatan para karyawan magang di Microsoft. Pada tanggal 29 Februari 2012, Microsoft meluncurkan Windows 8 Consumer Preview, versi beta dari Windows 8, build 8250. Untuk pertama kalinya sejak Windows 95, tombol Start tidak lagi muncul di taskbar, meski layar Start-nya masih harus dibuka dengan mengklik sudut kiri bawah layar dan tombol Start di kotak Charm. Pada tanggal 1 Agustus 2012, Windows 8 (build 9200) dirilis dengan nomor build 6.2.9200.16384. Microsoft mengadakan acara peluncuran pada 25 Oktober 2012 dan meluncurkan Windows 8 untuk publik keesokan harinya.




18). Windows 8.1


  • Rilis selanjutnya setelah Windows 8 adalah Windows 8.1, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Blue. Tanggal 26 Juni 2013, build 9431 (Windows 8.1 Free Preview) dirilis ke publik. Build ini terbuka penuh untuk pertama kalinya dan dilengkapi dengan tombol Mulai baru, booting langsung ke desktop, layar kunci yang disempurnakan dan sejumlah aplikasi Metro yang baru. Pada tanggal 27 Agustus 2013, Windows 8.1 (build 9600) dirilis dengan nomor build 6.3.9600.16384. Microsoft mengadakan acara peluncuran pada 17 Oktober 2013 dan meluncurkan Windows 8.1 untuk publik keesokan harinya.




19). Windows 10


  • Windows 10 merupakan versi terkini dari sistem operasi Microsoft Windows. Diperkenalkan pada tanggal 30 September 2014, dirilis pada tanggal 29 Juli 2015.


20). Windows 11


  • Windows 11 (nama kode: Sun Valley) adalah rilis utama dari sistem operasi Windows NT yang dikembangkan oleh Microsoft. Sistem operasi ini menjadi penerus Windows 10. Windows 11 diumumkan di acara Microsoft pada 24 Juni 2021, pukul 11 pagi ET (3 sore UTC), dan dirilis resmi pada 5 Oktober 2021. Windows 11 merupakan sistem operasi regenerasi dari Windows 10X untuk perangkat model lipat namun dibatalkan dengan alasan tidak akan mendapat kepopuleran yang besar seperti Windows 10.
  • Windows 11 menampilkan perubahan besar pada shell Windows yang dipengaruhi oleh Windows 10X yang dibatalkan, termasuk menu Start yang didesain ulang, penggantian "live tiles" dengan panel "Widget" terpisah di taskbar, kemampuan untuk membuat set ubin jendela yang dapat diminimalkan dan dipulihkan dari taskbar sebagai grup, dan teknologi game baru yang diwarisi dari Xbox Series X dan Series S seperti Auto HDR dan DirectStorage pada perangkat keras yang kompatibel. Internet Explorer (IE) telah digantikan oleh Microsoft Edge berbasis Chromium sebagai browser web default, dan Microsoft Teams terintegrasi ke dalam shell Windows. Microsoft juga mengumumkan rencana untuk memungkinkan lebih banyak fleksibilitas dalam perangkat lunak yang dapat didistribusikan melalui Microsoft Store, dan untuk mendukung aplikasi Android di Windows 11 (termasuk kemitraan dengan Amazon untuk membuat toko aplikasinya tersedia untuk fungsi tersebut).